Acara Rebo Wekasan
Rebo diambil dari kata hari rabu, wekasan yaitu terakhir. rabu wekasan rabu terakhir di bulan shofar, orang didaerah tertentu sudah terbiasa dengan acara tersebut.
Biasanya orang bergotong-gotong datang ke masjid membawa tupeng dan mengadakan sholat tolak balak.
Yang pimpin langsung imam sholat fardhu di masjid tersebut.
Rebo wekasan berkeyakinan bahwa setiap tahun akan turun 320.000 balak, musibah, atau bencana dan itu akan terjadi pada hari rabu terakhir di bulan safar.
Berhubugan dengan budaya dan tradisi masing-masing daerah masih banyak nya orang yang mempercayai acara tersebut, dan juga banyak orang yang sudah tidak lagi mempercayai hal tersebut, konon katanya itu sudah mitos orang terdahulu.
Tetapi kita sebagai besar hidup di lungkup banyaknya tradisi dan budaya masih dilestarikan dan tumbuh pesat.
Sebagai generasi penerus bangsa tidak ada salah nya kita menghargai kepercayaan masing-masing daerah.
karena masing-masing daerah mempunyai kepercayaan tersendiri.
03-januari-2020
fb : miyatus sholikhah
ig : miyash29
bandung,diwek,jombang
Untuk melestarikan budaya sih oke2 aja. Itu sudah sebagai identitas kita
BalasHapusGood👍
BalasHapus