Postingan

Upaya membangun kesadaran masyarakat dalam menghadapi covid 19 diera new normal dan mematuhi protokol kesehatan

Gambar
  Aktivitas Mahasiswa Unipdu Jombang di Masa Pandemi covid-19 : Membagikan Masker kepada waga desa Bandung . Mahasiswa Ilmu Keperawatan Di UNIPDU JOMBANG ini atas nama Miyatus Sholikhah (7318025) yang sedang melaksanakan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM). Program tersebut dilakukan dalam rangka pelaksanaan KPM yang dilaksanakan di Desa Bandung, Kecamatan Diwek,  Kabupaten Jombang, Selasa (10/08/2021). Setelah beberapa hari saya melakukan pengamatan ternyata masih banyak warga desa Bandung tidak mematuhi protokol kesehatan seperti tidak memakai masker apalagi sekarang sudah era new normal di mana semua orang bisa melakukan aktivitasnya kembali tetapi dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, tetapi sangat di sayangkan masih banyak warga yang melanggar peraturan tersebut, maka dari itu saya membeli beberapa masker dan di bagikan kepada warga desa Bandung yang tidak menggunakan masker saat di luar. Program ini bertujuan untuk mencegah penyebaran covid-19 , terutama di desa Bandu...

Upaya membangun kesadaran masyarakat dalam menghadapi covid 19

Gambar
Aktivitas Mahasiswa Unipdu Jombang di Masa Pandemi covid-19 :  Sosialisasi tentang adaptasi kebiasaan baru menghadapi covid 19 diera new normal.  Mahasiswa Ilmu Keperawatan Di UNIPDU JOMBANG ini atas nama Miyatus Sholikhah (7318025) yang sedang melaksanakan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM). Program tersebut dilakukan dalam rangka pelaksanaan KPM yang dilaksanakan di Dusun Gebang malang, Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Minggu (08/08/2021). Program sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menghadapi covid 19 diera new normal. rangkaian kegiatannya adalah sosialisasi tentang adaptasi kebiasaan baru menghadapi covid 19 diera new normal, dilaksanakan pada pukul 18.00 WIB. Bertempat di rumah salah satu warga, Antusias para remaja sangat baik, memberikan feedback yang sangat baik. Menjelaskan apa saja adaptasi kebiasaan baru diera new normal :  1- mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir 2- Selalu memakai Masker 3- menjaga j...
Budaya Unik Sebelum Acara Khitanan Anak Laki-Laki O rang jawa masih kental ada budaya dari nenek moyang nya terlebih dengan acara khitanan, pada saat anak laki-laki sudah balig sudah saat nya ia di khitan kan yang di harus dilakukan adalah hitungan jawa dimana pada saat akan dilaksanakan acara khitanan orang tua harus mengerti dan mengingat selalu kapan ia lahir dan lepas nya pusar nya. Budaya Larangan Khitan Pada Saat  Lepas nya Tali Pusar pada saat anak laki-laki akan di khitan larangan yang pertama tidak boleh di pas kan pada saat lepasnya tali pusat nya. hal itu bertentangan dengan mitos dan kepercayaan orang jawa, karena semua dihubungkan dengan  mitos-mitos makan kita sebagai penerus bangsa dan yang berhak melestarikan budaya kita tidak boleh menentang adat budaya tersebut, lebih baik kita menghargai apa yang sudah jadi kebiasaan tersebut. Budaya Yang Mengharuskan Khitan Pada Saat Weton P ada saat anak laki-laki akan di khitan orangtua wajib meng...
Acara Rebo Wekasan Rebo diambil dari kata hari rabu, wekasan yaitu terakhir. rabu wekasan rabu terakhir di bulan shofar, orang didaerah tertentu sudah terbiasa dengan acara tersebut. Biasanya orang bergotong-gotong datang ke masjid membawa tupeng dan mengadakan sholat tolak balak.  Yang pimpin langsung imam sholat fardhu di masjid tersebut. Rebo wekasan berkeyakinan bahwa setiap tahun akan turun 320.000 balak, musibah, atau bencana dan itu akan terjadi pada hari rabu terakhir di bulan safar. Berhubugan dengan budaya dan tradisi masing-masing daerah masih banyak nya orang yang mempercayai acara tersebut, dan juga banyak orang yang sudah tidak lagi mempercayai hal tersebut, konon katanya itu sudah mitos orang terdahulu. Tetapi kita sebagai besar hidup di lungkup banyaknya tradisi dan budaya masih dilestarikan dan tumbuh pesat. Sebagai generasi penerus bangsa tidak ada salah nya kita menghargai kepercayaan masing-masing daerah. karena masing-masing daerah memp...
TRADISI UNIK  7 BULANAN Konon orang jawa menyebut acara tersebut diselanggaran dengan tujuan sang janin yang dikandung oleh ibu perteumbuhan janin nya menuju kesempurnaan, dimana rasa cemas pada snag ibu mulai timbul berharap selalu saat proses persalinan lancar. Acara 7 bulanan banyak urutan acara yang dibuat, dari mulai membuat :  polo pendem  Filosofi : dari tanah maka akan kembali lagi ke tanah. Polo pendem sendiri macam nya terdapat : singkong,labu kuning,kacang tanah,ubi,talas dll. procot Filosofi : agar pada saat proses melahirkan bisa dengan selamat, Orang jawa menyebutnya dengan "BEN LAHIR PROCOT" Rujak manis pedas Filosofi : jika yang membuat rujak itu "cemplang" atau rasa nya hambar maka bayi nya nanti perempuan. 03-Januari-2020 fb : miyatus sholikhah ig : Miyash29 bandung,diwek,jombang
⃝⃞⃟⃠⃢⃤⃝⃝⃝⃝⃝⃝⃝⃝⃝⃝⃝⃝⃝⃝⃝⃝⃝⃝⃝⃝⃝⃝ Urutan Proses Panggih  Pernikahan Adat Jawa Ngidak Tigan (menginjak telur) Tata cara dengan kaki telanjang pengantin pria menginjak sebutir telur ayam mentah yang diletakkan di atas nampan yang terdapat berbagai macam bunga seperti mawan kenangan dll. Selanjutnya pengantin wanita membasuh kaki pengantin pria sebagai perlambang baktinya kepada suami.  Sinduran/Disingepi sindur Tata cara. Pundak kedua pengantin ditutup dengan kain sindur oleh ibu pengantin perempuan, berjalan perlahan menuju ‘krobongan’ diikuti bapak dari belakang. Kain sindur yang berwarna putih dan merah melambangkan asal-usul manusia. Namun ada pelaksanaan ‘disingepi sindur’ dimana ibu berjalan di belakang pengantin dan bapak di depannya. Dengan cara itu disebut ‘nggendong anak’, yang artinya kehidupan rumah tangga anak ditanggung orangtuanya. Maksudnya kedua orangtua memberikan ‘panjurung donga pangestu’ kepada kedua anaknya. Bo...
~ - Tradisi Sebelum menikah Adat Jawa - ~      P ernikahan adalah suatu rangkaian upacara yang dilakukan antara dua insan manusia Laki-laki dan perempuan.  tata tradisi sebelum pernikahan adat Jawa adalah : 1. Dalam bahasa Jawa NJALOK  yang di kenal dengan 2 hari sebelum acara melamar sang wanita sang laki-laki mendatangi rumah wanita yang akan di lamarnya.  2. MELAMAR  dimana laki-laki datang ke rumah wanita dengan tujuan melamar perempuan yang sudah di minta sebelum nya, dengan syarat: - membawa cincin - peningset (baju, bedak, dll)  3. Balek no lamaran biasanya keluarga perempuan datang ke rumah laki-laki yang sudah melamar anaknya, Dalam Jawa biasa di sebut TEGES GAWE. ( biasanya menentukan hari baik di langsung kan nya pernikahan). TERIMA KASIH.....  semoga bermanfaat ,.